Perbedaan cold booting dan warm boot pada penyalaan komputer | SobatPC
Perbedaan cold booting dan warm boot pada penyalaan komputer

Perbedaan cold booting dan warm boot pada penyalaan komputer

Tentunya bagi anda yang sering berkutat dengan dunia komputer pasti biasa dengan istilah booting, baik itu cold boot dan warm boot. Tetapi apakah kita mengerti perbedaan masing-masing. Jika anda belum mengerti perbedaan cold booting dan warm boot, maka mungkin tulisan ini akan sedikit membantu. Selain itu perbedaan cara cold boot dan warm boot juga perlu kita ketahui, karena masing-masing mempunyai cara yang berbeda.

Arti dari Cold Booting adalah Cold=Dingin dan Booting=Proses menghidupkan komputer. Jika disatukan maka artinya “proses menghidupkan komputer saat komputer dalam keadaan mati (dingin)” dan Warm Booting adalah Warm=Panas dan Booting=Proses menghidupkan komputer Dan disatukan menjadi “Proses penghidupan komputer (kembali) saat komputer dalam keadaan hidup (panas) atau disebut reboot atau restart”.

Jika dlihat dari artinya pun sudah masuk akal. Cold Boot dilakukan ketika komputer mati yang pastinya komputer dalam keadaan dingin. Dan Warm Boot dilakukan ketika komputer hidup yang pastinya juga komputer akan panas ketika dihidupkan.

Untuk Cold Boot dan Warm Boot, mereka mempunyai metde tersendiri dan proses yang lumayan berbeda. Untuk Cold Boot:

Cara melakukan Cold Boot:

  1. Tancapkan Kabel Power ke stop kontak
  2. Pastikan peralatan komputer (monitor, keyboard, mouse, dll)  terpasang benar.
  3. Pencet tombol power pada casing PC.

Proses yang dialami ketika Cold Boot:

  1. PSU. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik, maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan.”
  2. BIOS ROOM. “BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya/”
  3. Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
  4. BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
  5. BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
  6. Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
  7. Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
  8. Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
  9. PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
  10. BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
  11. BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
  12. BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive, Floppy, atau CD Drive.”
  13. Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”
  14. Error. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan berhenti.”

Dan untuk Warm Boot:

  1. Metode-metode melakukan Warm Boot:
    • Pastikan komputer masuk pada Sistem Operasi. Lakukan lah restart pada komputer anda dengan memilih menu yang ada pada OS.
    • Ketika komputer belum masuk ke OS, tekan tombol CTRL+ALT+DEL.
    • Pencet tombol restart yang ada pada casing PC.
  2. Proses yang dialami ketika Warm Boot:
    • PSU. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik, maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan.”
    • BIOS ROOM. “BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya/”
    • Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
    • BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
    • BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
    • Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
    • Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
    • Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
    • PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
    • BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
    • BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
    • BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive, Floppy, atau CD Drive.”
    • Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”
    • Error. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan berhenti.”
Referensi : http://www.techinfo.web.id/2010/01/cold-booting-dan-warm-booting.html

Kata kunci terkait dengan postingan :

perbedaan cold booting dan warm booting, pengertian warm boot, pengertian warm booting, warm booting, perbedaan warm booting dan cold booting, perbedaan cold booting dengan warm booting, warm boot, perbedaan Cold Boot dan Warm Boot, perbedaan antara cold booting dan warm booting, pengertian cold booting, Perbedaan cool booting dan warm booting, perbedaan Warm Boot dan Cold Boot, cool booting, cold booting, cold booting and warm booting, pengertian cold booting dan warm booting, warm booting dan cold booting, istilah untuk mengaktifkan windows dari komputer dalam keadaan mati disebut, pengertian cool booting, proses booting biasa untuk menghidupkan komputer disebut, Perbedaan Cool Booting dengan warm booting, jelaskan perbedaan antara cold booting dan warm booting, warm boot dan cold boot, pengertian warmbooting, jelaskan perbedaan cold booting dan warm booting, perbedaan antara cold boot dan warm boot, cool booting dan warm booting, apa perbedaan cold boot dengan warm boot, perbedaan booting dan BIOS, pengertian cold boot, pengertian warmboot, perbedaan booting, perbedaan cool boot dan warm boot, Istilah mengaktifkan komputer pada saat komputer dalam keadaan mati disebut dengan, Jelaskan pengertian warm boot, pengertian worm boot, fungsi warm boot, perbedaan proses booting pada linux dan windows, tuliskan langkah langkah mengaktifkan komputer dalam keadaan cold boot, jelaskan perbedaan cold booting dan warm booting?, istilah mengaktifkan komputer, jelaskan apa yang dimaksud dengan cold booting, jelaskan pengertian warm booting, fungsi warm booting, fungsi warm boot pada linux, istilah warm boot, beda cold booting dan warm booting, proses booting biasa digunakan untuk menghidupkan komputer disebut juga, beda cold dan cool, beda warm boot dengan cold boot

Artikel Terkait

  1. Perbedaan space dan bandwith pada hosting server
  2. Arti Bunyi Beep Pada Komputer
  3. Tentang virtual memory pada komputer
  4. Perbedaan fitur i3, i5 dan i7 pada prosesor intel
  5. Cara membuat multibooting pada windows 7
  6. Arti Blue Screen atau BSOD pada komputer
  7. Cara mengetahui penyebab komputer cepat panas
  8. Memperbaiki error NTLDR is Missing pada Windows XP
  9. Cara membuat pesan pada saat komputer logon
  10. Perbedaan open source software dan free software
  11. Perbedaan format video PAL dengan NTSC
  12. Perbedaan update minor dan mayor pada pagerank google
  13. Cara menghentikan proses BIOS
  14. Perbedaan Format Harddisk NTFS dan FAT
  15. Perbedaan Add-on Domain, Subdomain dan Parked Domain

Sedang cari hosting untuk buat blog atau webiste dengan tarif sangat murah ? Bahkan Gratis untuk bulan pertama atau diskon sebesar 25%. Sangat menarik dan tentunya bisa berhemat. Disamping itu fitur yang ditawarkan serba Unlimited, mulai dari Unlimited Domain, Unlimited Space sampai dengan Unlimited Bandwidth. Silahkan Klik link disini untuk Informasi lebih lanjut.

tabs-top